Selamat Datang di Blog Resmi KSR PMI Kabupaten Sumedang .. !

Senin, 16 Agustus 2010

PELATIHAN & ORIENTASI PEMBINA PMR 2010

Penyematan Tanda Peserta oleh Ketua PMI Sumedang
Sebagai organisasi sosial kemanusiaan, PMI telah banyak dibantu oleh kelompok relawan yang terdiri dari KSR dan TSR serta PMR sebagai calon Relawan. Kelompok Relawan ini sudah diakui keberadaan baik oleh Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional maupun masyarakat Indonesia pada umumnya. Tanpa kelompok relawan ini, PMI dapat diibaratkan sebagai badan tanpa kaki, sering diartikan bahwa relawan adalah tulang punggung organisasi.

Tenaga Sukarela (TSR) adalah individu-individu yang secara sukarela dan sadar meluangkan waktu, menyumbangkan tenaga, pikiran, materi dan ketrampilan/ keahlian khusus yang dimiliki baik yang diperoleh melalui tingkat pendidikan formal maupun non formal.  Pembina PMR sebagai bagian dari Relawan PMI yang tergabung dalam TSR mempunyai peranan yang sangat penting bagi pengembangan Sumber Daya Manusia PMI khususnya anggota Remaja PMI yang tergabung dalam PMR.

Pemberian materi Manajemen PMR
Pembinaan PMR di sekolah dan luar sekolah tidak akan berhenti. Setiap saat, setiap tahun diadakan perekrutan dan akan bermunculan anggota PMR baru, sedangkan yang sudah melewati masa keanggotaan remaja, akan melanjutkan jenjang yang lebih tinggi. Berhasilnya pembinaan dan pengembangan anggota PMR secara berkesinambungan tidak terlepas dari peran Pembina PMR karena mereka adalah SDM yang terdekat dengan anggota PMR dalam kesehariannya. Pengembangan karakter melalui wadah PMR perlu dipahami seutuhnya oleh para Pembina PMR, sehingga kegiatan PMR tidak hanya terbatas pada perekrutan, pelatihan, dan lomba, namun lebih kepada peran PMR untuk diri sendiri, teman sebaya, dan lingkungannya.

Peningkatan Pengetahuan yang dimiliki oleh para Pembina PMR yang tergabung dalam TSR ini akan sangat banyak menentukan dari keberhasilan suatu kepembinaan para anggota remaja PMR di Unit Sekolah maupun Luar Sekolah. Orientasi Kepalangmerahan bagi TSR khususnya Pembina PMR adalah hal mutlak yang harus diikuti oleh para Pembina PMR sebagai prasarat umum yang ingin menjadi bagian dari Relawan PMI.

Tepatnya pada hari Sabtu Tanggal 31 Juli 2010 bertempat di Aula Pemda Kabupaten Sumedang, PMI Kabupaten Sumedang melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Orientasi Pembina PMR Tahun 2010, kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yaitu mulai tanggal 31 Juli  s.d  1 Agustus 2010.  Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 41 Peserta Pembina PMR  dari 50 peserta yang diharapkan hadir untuk mengikuti kegiatan Orientasi ini dimana peserta kegiatan terdiri dari 2 orang Pembina PMR Mula ( SD), 24 orang Pembina (SMP / MTS), dan 15 orang Pembina PMR Wira (SMA/SMK). Orientasi dan Pelatihan Pembina PMR ini diadakan dimaksudkan diharapkan akan menghasilkan suatu nilai output peningkatan kualitas SDM Relawan TSR khususnya Pembina PMR supaya  dapat mengembangkan dan menjalankan pembinaan terhadap para anggota remaja PMI khususnya yang terdapat di Unit PMR masing – masing berjalan sesuai dengan visi dan misi serta tujuan dari PMI mengenai Pembinaan SDM anggota Remaja PMR Palang Merah Indonesia.

Praktek PP dan Latihan Pembuatan Tandu darurat
Pelatihan dan Orientasi Pembina PMR Kabupaten Sumedang  tahun 2010 ini dibuka langsung oleh Perwakilan dari PMI Provinsi Jawa Barat Bapak Erlan Suherlan selaku Staf Pembinaan dan Pengembangan SDM Relawan PMI, yang sebelumnya terlebih dahulu dalam kesempatan itu pula Ketua PMI Kabupaten Sumedang dr.H.Yuyu Suparman M, SpB mengatakan bahwa “ kegiatan Pelatihan dan Orientasi ini merupakan kelanjutan dari  Orientasi Pembina PMR terdahulu yang pernah dilaksanakan sebelumnya oleh PMI Kabupaten Sumedang, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada Pembina PMR untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dirinya dalam melaksanakan kegiatan pembinaan PMR di Unitnya masing masing “. Pada kesempatan itu pula Ketua PMI Kabupaten Sumedang mengharapkan setelah kegiatan ini diharapkan para Pembina PMR dapat mengembangkan kualitas anggota PMR di Unit Sekolahnya masing – masing.

H.Lili Ahdia, SIP selaku Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan bahwa Orientasi Pembina PMR ini dilaksanakan sesuai dengan mandat dari kebijakan Perhimpunan Palang Merah Indonesia yaitu setiap Anggota Relawan PMI yang akan masuk menjadi bagian dari Palang Merah  wajib mengikuti Orientasi Kepalangmerahan, dimana dalam hal ini Pembina PMR merupakan bagian dari Relawan PMI yang tergabung dalam Tenaga Sukarela (TSR ) PMI. Selain itu kegiatan ini mengacu kepada  kebijakan  yang diamanatkan dalam “ Keppres No. 25 tahun 1950 tentang PMI yang merupakan satu-satunya organisasi kepalangmerahan di Indonesia “ serta  AD/ART PMI dan didukung oleh beberapa perjanjian kerjasama yang dilakukan oleh PMI dengan Depdiknas serta Departemen Agama RI yang tertuang dalam sebuah “ Perjanjian kerjasama PMI dengan Depdiknas RI tanggal 24 Mei 1995 No. 118/U/95 dan No. 0090-KEP/PP/V/95 tentang Pembinaan dan Pengembangan Kepalangmerahan di Sekolah “ , serta  “ Perjanjian kerjasama PMI dengan Depag RI tanggal 26 September 1995 No. 459 tahun 1995 dan No. 0185-KEP/PP/IX/95 tentang Pembinaan dan Pengembangan Kepalangmerahan di Madrasah”  maka sesuai dengan yang diamanatkan dalam kebijakan tersebut inilah kami menjadikannya sebagai landasan pemikiran kami untuk melaksanakan kegiatan pelatihan ini, tutur H.Lili Ahdia,SIP selaku Ketua Pelaksana sekaligus Pengurus PMI sebagai Seksi Diklat PMI Kabupaten Sumedang.

Dengan Permainan Untuk Menjaga Kekompakan Para Peserta
Dalam kesempatan itu pula H.Lili Ahdia, SIP mengatakan bahwa kegiatan ini kami beri nama  “ Pelatihan Orientasi Pembina PMR  2010  PMI Kabupaten Sumedang“,  dengan tema kegiatan “ Kita Jadikan Pembina PMR sebagai Pembangun Jiwa Semangat Anggota PMR untuk menjadi Relawan PMI  di Masa Depan ", dengan harapan sesuai dengan tema yang kita namakan, kita berharap setelah kegiatan ini berakhir Pembina bukan saja hanya berperan sebagai pembina PMR semata tetapi dapat menjadi sebuah jiwa penyemangat bagi para anggota Remaja PMI yang tergabung dalam PMR di Unitnya masing – masing sehingga dapat menjadi pemacu semangat para anggota PMR untuk menjadi Relawan PMI masa depan setelah mereka lulus sekolah dimanapun mereka berada.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut diberikan beberapa materi Pelatihan dan Orientasi sesuai dengan standar Pelatihan PMI yang telah ditetapkan baik itu teoritis maupun praktek lapangan yaitu Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Organisasi PMI, Manajemen Relawan PMI, serta Manajemen dan Pembinaan PMR. Selain itu pula untuk menambah pengetahuan para Pembina PMR dalam memberikan latihan kepada para anggota PMR maka diberikan beberapa materi yang sering dipelajari oleh PMR diantaranya Pertolongan Pertama, Pembuatan Tandu Darurat, Pembuatan Penampungan darurat (Pasang Bongkat Tenda ), serta Simulasi Penanganan Korban.
Peserta dan fasilitator berfhoto bersama setelah Praktek Tendanisasi
Pukul 17.00 hari Minggu tanggal 1 Agustus 2010 setelah melaksanakan kegiatan Praktek Pemasangan Penampungan Darurat ( Tendanisasi ) di Lapangan Alun – Alun Kabupaten Sumedang, akhirnya kegiatan Pelatihan dan Orientasi Pembina PMR kabupaten Sumedang ini dutup langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Sumedang dr.H.Yuyu Suparman, SpB, beliau berpesan bahwa pelatihan ini sebenarnya belum cukup untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan personal Pembina PMR melainkan ini adalah pondasi awal bagi para Pembina PMR untuk dapat meningkatkan kemampuan yang dimiliki, untuk itu diharapkan kepada para Pembina PMR untuk dapat meningkatkan kemampuannya dengan mengembangkan dirinya sendiri dengan belajar dan berlatih serta mencari ilmu yang lebih banyak untuk mendukung dan menunjang kemampuan dirinya.

Oleh : mantrie_smd@yahoo.com

Senin, 29 Maret 2010

Pengurus PMI Cab. Sumedang Gelar Rapat Pengurus

Siang hari yang agak panas tetapi mendung, tepatnya pada tanggal 23 Maret 2010 bertempat di Markas Cabang PMI Kab.Sumedang diadakan Rapat Pengurs PMI Cabang Sumedang. Dimana rapat tersebut merupakan salah satu bentuk koordinasi rutin yang dilakukan oleh pengurus PMI Cabang Sumedang untuk mengsinergiskan terhadap program kerja yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dalam Rapat tersebut dihadiri oleh beberapa orang Pengurus PMI, Staf markas, serta yang paling kita apresiasi adalah diundangnya perwakilan Relawan KSR untuk mengikuti Rapat Pengurus tersebut, hal ini merupakan salah satu kebanggaan untuk kita karena sebelum - sebelumnya dalam rapat pengurus kita dari Relawan KSR belum pernah diundang. Barangkali inilah awal tonggak dari kebangkitan PMI Cabang Sumedang sebagai organisasi kemanusiaan yang ada di wilayah kabupaten Sumedang untuk  merapatkan barisan bersama mulai dari Pengurus, Staf dan Relawan bersama - sama membangun PMI supaya menjadi lebih baik. Kita Bangga dengan Pengurus PMI Cabang Sumedang, hatur nuhun Bapak...!

Adapun Pengurus PMI yang hadir pada rapat tersebut adalah :
1. dr. H. Yuyu Suparman, Sp.B ( Ketua PMI Cabang Sumedang).
2. dr. H. Wan Suwandhi ( Wakil Ketua PMI Cab.Sumedang).
3. Drs.H. Erdi Suhaya ( Wakil Ketua PMI Cab.Sumedang).
4. Fujianto, BA ( Bidang Pembinaan dan Pengembangan Organisasi ).
5. Drs. Dedi Setiadi ( Bidang Bantuan dan Pengabdian Masyarakat).
6. Umi Nadhiroh, S.SiT ( Sekretaris PMI Cab.Sumedang).
7. Hj. Tjutju Nrmawati, S.Sos ( Bendahara PMI Cab.Sumedang).
8. H. Lili Ahdia W, S.Ip ( Bidang Pendidikan dan Latihan ).

Staf Markas yang hadir dalam rapat tersebut diantaranya :
1. Dudu Wahyu ( Kepala Markar cabang PMI ).
2. Lili Mahdali Gaos ( Staf Markas )
3. Rohmat Hidayatulloh ( Staf Markas )
4. Utoyo ( Staf Markas).
5. Titin Wiarsih ( Staf Markas)

Anggota relawan KSR yang hadir sendiri adalah :
1. Kurnia N Hidayat ( Komandan KSR PMI Cab.Sumedang).
2. Oman Somantri ( Wakil Komandan KSR PMI Cab.Sumedang).
3. Soekarno Try ( Koordinator Bidang General Support )

dalam rapat tersebut dibahas beberapa agenda yang merupakan bagian dari program PMI Cabang Sumedang, apakah itu terkait dengan agenda rutin yang didalam perihal administrasi Markas, logistik dan lain sebagainya yang menyangkut administrasi markas. Yang tak kalah pentingnya dalam pertemuan tersebut dibahas tentang rencana agenda Musyawarah Kerja PMI, diamana musyawarah Kerja ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali sehingga musyawarah tersebut sangat begitu penting bagi PMI Cabang Sumedang. Akhirnya dengan perdebatan yang cukup alot, Musyawarah Kerja Cabang Pmi direndakan akan dilaksanakan pada tanggal 24 April 2010 bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kab.Sumedang. Tetapi demikian rencana tersebut dapat saja berbah apabila dalam perjalanannya kedepan terdapat hambatan -hambatan.

Hasil Keputusan rapat yang sangat penting juga adalah bahwa sudah saatnya PMI Cabang Sumedang khususnya bidang Pengembangan organisasi dan relawan utnuk melaksanakan Diklat Pelatihan Pembina PMR, hal ini dapat dimaklumi karena selama ini untuk dua tahun kebelakang PMI Cabang SUmedang belum lagi melaksanakan Pelatihan Pembna PMR Tersebut. Pelatihan Pembina PMR direncanakan akan dilaksanakan setelah Musyawarah Kerja Cabang PMI dilaksanakan, sehingga pelaksanaannya dapat disinergikan dengan program kerja PMI yang telah disepakati dalam MUKERCAB tersebut.

Kita tunggu episode berikutnya dari PMI Cabang Sumedang untuk membangun orgaisasi PMI ini dengan lebih baik dan lebih berkembang lagi, Salam Kemanusiaan..!

Senin, 22 Maret 2010

Pelatihan Fasilitator H2P

Tanggal 16-19 Maret 2010 Pelatihan Fasilitator H2P untuk wilayah 3 di Jabar......

Relawan PMI Cabang Sumedang berkesempatan untuk dapat  mengikuti kegiatan tersebut, akhirnya PMI Cab.Sumedang mengirimkan Relawannya untuk mengikuti pelatihan fasilitator H2P yang diselenggarakan oleh PMI Daerah Jabar tersebut. PMI Cab.Sumedang mengirimkann sebanyak 3 (tiga) orang yang terdiri dari Pengurus, Staf dan Relawan KSR yang masing – masing diwakili oleh :

1. Bpk. H. Lili ( Pengurus PMI).
2. Kang Rohmat Hidayatulloh ( Staf Markas Cabang ).
3. Kang Endra Sumendra ( KSR Markas cabang).

Dalam Pelatihan tersebut terdapat beberapa materi pelatihan yang terkait dengan Pengenalan endemic virus,  cara penularan virus, serta cara menanggulangi agar tidak terjadi penyebaran virus tersebut. Akhirnya materi pelatiha yang utama adalah bagaimana merealisasikan semua materi pelatihan yang telah dilaksanakan untuk dapat diimplementasikan kepada masyarakat terkait peranan PMI dalam penanganan endemic virus tersebut kepada masyarakat, hal inilah point utama dari pelatihan tersebut.

Semoga apa yang telah dilaksanakan dalam pelatihan tersebut bisa mejadi tonggak untuk bisa menjadikan PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang peduli terhadap kehidupan social masyarakat, baik itu dalam pelayanan maupun tanggungjawabnya terhadap masyarakat.

Senin, 01 Maret 2010

Musyawarah Kerja KSR PMI Cab.Sumedang

Menjadi salah satu keharusan bahwa setiap organisasi harus mempunyai tujuan serta visi misi yang jelas terhadap organisasinya. KSR PMI cabang Sumedang dengan tujuan ingin membuat suatu akses terhadap tujuan dibentuk organisasi, maka pada tanggal 28 Februari 2010 menyelenggarakan Musyawarah Kerja ( MUKER ). Kegiatan ini mempunyai tiga agenda utama, yaitu :
1. Pembentukan Struktur kepengurusan KSR.
2. Pembahasan AD / ART.
3. Pembahsan Program Kerja KSR.

Seharusnya kegiatan ini sudah harus dilaksanakan dari dulu semenjak KSR PMI Cabang Sumedang mengadakan DIKLATSAR, akan tetapi karena sesuatu hal yang tidak memungkinkan untukdiselenggarakan maka kegiatan Musyawarah Kerja ini dilaksanakan.

Minggu, 21 Februari 2010

Materi Kepalangmerahan

Materi Kepalangmerahan adalah materi yang paling banyak dicari olaeh para Relawan PMI sebagai pedoman dalam pembelajran pemberian materi PMR ataupun KSR dan TSR. Bagi temen - temen Relawan PMI yang memrlukan materi kepalangmerahan silahkan download materi tersebut dengan membuka halaman "Materi Kepalangmerahan" pada halam blog ini atau klik www.mantrie.wordpress.com/kepalangmerahan/. Hatur Nuhun....!

Rabu, 17 Februari 2010

Pendidikan Dasar KSR

Pendidikan Latihan Dasar KSR merupakan salah satu bentuk kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh calon anggota KSR PMI, dimana dalam pendidikan ini calon anggota akan diberikan berbagai macam bentuk pelatihan yang merupakan materi yang diberikan sesuai dengan standar Pelatihan yang ditentukan oleh PMI sebagai stakeholder yang membina KSR sebagai bagian dari Relawan PMI.

Materi Pelatihan yang diberikan dalam Diklatsar KSR tersebut diantaranya : Gerakan Palang Merah & HPI, Organisasi PMI, Kepemimpinan, Konsep dasar pendekatan PRS-HIV Aids, Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Keluarga(PK), manajemen Penanggulangan Bencana (PB), Assesment, Dapur Umum, Logistik, TMS - RFL, Water and Sanitation, serta materi pengantar Community Base PMI. Pemberian materi dilakukan dengan menggunakan berbagai metode mulai dari brainstorming, ceramah, dan simulasi praktek.  

Menjadi seorang Relawan KSR PMI Cabang Kab.Sumedang merupakan hal yang paling membanggakan bisa bergabung dengan organisasi ini,  Jiwa kemanusiaan akan menjadi lebih bermakna apabila dibarengi dengan amal perbuatan yang ikhlas. Salam Kemanuisaan !!

blogger templates | Make Money Online